TUGAS SOFTSKILL
UNIVERSITAS GUNADARMA
Nama : Bella Fredinawati
Kelas : 2KA15
Npm : 11113691
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN
TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
SUMBER
KONFLIK ORGANISASI
Berdasarkan
pembahasan yang telah saya jelaskan sebelumnya mengenai konflik organisasional
dan jenis-jenis konflik, ada dua hal penting yang bisa disorot mengenai konflik
yang bisa kalian pahamkanterlebih dahulu yaitu ;
1.)
konflik terjadi karena adanya interaksi yang disebut komunikasi. Hal ini
berarti pula, bila kita ingin mengetahui konflik berarti kita harus mengetahui
kemampuan dan perilaku komunikasi. Semua konflik mengandung komunikasi, tapi
tidak semua konflik berakar pada komunikasi yang buruk.
2.)
konflik tidak selamanya berkonotasi buruk, tapi bisa menjadi sumber pengalaman
positif.Konflik dapat diartikan sebagai ketidak setujuan antara dua atau lebih
anggota organisasi atau kelompok-kelompok dalam organisasi yang timbul karena
mereka harus menggunakan sumber daya yang langka secara bersama-sama atau
menjalankan kegiatan bersama-sama.
· Sumber Konflik
Terdapat
beberapa hal yang melatar belakangi terjadinya konflik. Sumber konflik yang
terjadi dalam suatu organisasi dapat dibedakan menjadi beberapa macam sumber
konflik yang dikemukakan menurut para ahli, yaitu:
1.)
Agus M. Hardjana mengemukakan
sepuluh penyebab munculnya konflik , yaitu:
a. Salah
pengertian atau salah paham karena kegagalan komunikasi.
b. Perbedaan tujuan kerja karena perbedaan nilai hidup yang dipegang
b. Perbedaan tujuan kerja karena perbedaan nilai hidup yang dipegang
c.
Rebutan dan persaingan dalam hal yang terbatas seperti fasilitas kerja dan
jabatan
d.
Masalah wewenang dan tanggung jawab
e.
Penafsiran yang berbeda atas satu hal, perkara dan peristiwa yang sama
f.
Kurangnya kerja sama
g. Tidak
mentaati tata tertib dan peraturan kerja yang ada
h. Ada
usaha untuk menguasai dan merugikan
i.
Pelecehan pribadi dan kedudukan
j.
Perubahan dalam sasaran dan prosedur kerja sehingga orang menjadi merasa tidak
jelas tentang apa yang diharapkan darinya.
2.)Stoner sendiri menyatakan bahwa penyebab yang menimbulkan terjadinya
konflik adalah:
a.
Pembagian sumber daya (shared resources)
b.
Perbedaan dalam tujuan (differences in goals)
c.
Ketergantungan aktivitas kerja (interdependence of work activities)
d.
Perbedaan dalam pandangan (differences in values or perceptions)
e. Gaya
individu dan ambiguitas organisasi (individual style and organizational
ambiguities)
3.)Robbins sendiri membedakan sumber konflik yang berasal dari
karakteristik perseorangan dalam organisasi dan konflik yang disebabkan oleh
masalah struktural.
Sumber-sumber
konflik yang dimaksudkan Robbins, yaitu:
a. Saling
ketergantungan pekerjaan
b.
Ketergantungan pekerjaan satu arah
c.
Diferensiasi horizontal yang tinggi
d.
Formalisasi yang rendah
e.
Ketergantungan pada sumber bersama yang langka
f.
Perbedaan dalam kriteria evaluasi dan sistem imbalan
g.
Pengambilan keputusan partisipatif
h.
Keanekaragaman anggota
i.
Ketidaksesuaian status
j.
Ketakpuasan peran
k.
Distorsi komunikasi
Dari sini
kemudian Robbins menarik kesimpulan bahwa ada orang yang mempunyai kesulitan
untuk bekerja sama dengan orang lain dan kesulitan tersebut tidak ada kaitannya
dengan kemampuan kerja atau interaksinya yang formal. Konflik perseorangan ini
disebut Robbins dengan konflik psikologis .
Untuk
itulah Robbins kemudian memusatkan perhatian pada sumber konflik organisasi
yang bersifat struktural.
Bila disorot dari apa yang sudah saya jelaskan sepertinya konflik
itu sangat sulit untuk dihindari dan diselesaikan, tetapi dalam hal seperti ini
jangan beranggapan bahwa dengan adanya konflik berarti organisasi tersebut
telah gagal. Karena bagaimanapun sulitnya suatu konflik pasti dapat
diselesaikan oleh para anggota dengan melihat persoalan serta mendudukannya
pada proporsi yang wajar.
Sumber
refrensi:
http://lp2m.web.id/dampak-konflik-organisasional/Organisasi
dan Manajemen, 1984, James L. Gibson, John M. Ivancevich, James H. Donnelly Jr.
https://docs.google.com/document/d/1qOeZRV5ohYMxXUSnJkSgnWHBQzNQMckDVnZeC551LUs/edit?hl=en_US
